Dimensi fisik dari
kapasitor AC dapat sangat bervariasi, bergantung pada jenis, kapasitansi, tingkat tegangan, dan proses produksi kapasitor. Berbagai jenis dan spesifikasi kapasitor mempunyai tingkat panjangnya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa jenis kapasitor AC yang umum dan perkiraan tingkat panjangnya:
1. Kapasitor elektrolit:
Kapasitor elektrolitik aluminium: Kapasitor elektrolitik aluminium kecil mungkin juga memiliki panjang yang berkisar dari beberapa milimeter hingga puluhan milimeter, sedangkan kapasitor elektrolitik dengan kapasitansi besar dan tegangan berlebih bisa berukuran besar, dan sebenarnya dapat memiliki diameter puluhan milimeter dan tinggi massa dalam milimeter.
Kapasitor elektrolitik Tantalum: Kapasitor elektrolitik Tantalum biasanya lebih kecil dari kapasitor elektrolitik aluminium, sesuai untuk aplikasi yang memerlukan kepadatan kapasitansi dan miniaturisasi yang berlebihan.
2. Kapasitor keramik:
Kapasitor keramik multilapis (MLCC): Panjangnya bisa sangat kecil, misalnya, ukuran MLCC yang umum untuk aplikasi 0603, 0805, dan 1206 masing-masing adalah 0,06 x 0,03 inci, nol,08 x nol,05 inci, dan nol,12 x 0,06 inci.
Kapasitor keramik satu lapis: Panjangnya bisa lebih besar, namun tetap bisa berupa program kecil.
3. Kapasitor film kurus berlapis logam:
Kapasitor film poliester dan polipropilen: dengan berbagai macam ukuran mulai dari beberapa milimeter hingga puluhan milimeter, bergantung pada tahap kapasitansi dan tegangan.
4. Kapasitor aluminium:
Kapasitor aluminium organik: Variasi panjangnya mirip dengan kapasitor elektrolitik aluminium, mulai dari beberapa milimeter hingga beberapa puluh milimeter, bergantung pada kapasitansi dan tegangan.
5.Superkapasitor:
Superkapasitor lapisan ganda: Ukurannya mungkin mirip dengan kapasitor elektrolitik, namun bergantung pada produsen dan versi tertentu.
Secara keseluruhan, dimensi badan kapasitor AC bervariasi tergantung pada kebutuhan utilitas. Saat merancang sirkuit, para insinyur biasanya memilih kapasitor dengan ukuran yang sesuai berdasarkan batasan spasial, kebutuhan konsumsi listrik, dan kebutuhan kinerja keseluruhan sirkuit. Saat memilih kapasitor, perlu juga mengingat faktor-faktor seperti jenis kemasan, jarak pin, tinggi, dan lain sebagainya. Untuk memastikan bahwa mereka mungkin cocok untuk tata letak papan sirkuit dan skenario aplikasi tertentu.